WAYKANAN
Tersangka. (vita/pin)
05/5/2017 20:32:13
328

Pemalak Supir Truk Batubara Ditangkap

Harianlampung.com - Aparat Kepolisian Kecamatan Baradatu, Kabupaten Waykanan, Kamis (4/5), sekitar pukul 09.00 WIB, menangkap TB (25), tersangka pemalak sopir truk fuso pengangkut batubara. Sedang dua rekan tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) ini menjadi buronan polisi.

Demikian Kepala Kepolisian Resor (Polres) Waykanan AKBP Yudy Chandra Erlianto, didampingi Kapolsek Baradatu Kompol Amirudin Bh Maksum, saat ekspos kasus curas yang terjadi di Kecamatan Bardatu, di Aula Mapolres Waykanan, Jumat (5/5).

Dalam eksposenya, penyandang melati dua di pundak ini mengatakan, penangkapan pelaku curas ini berdasarkan laporan korban, Haris Sandika (30) warga Sukarame Bandarlampung, dengan inisial pelaku TB (25) warga Kampung Banjarmasin Kecamatan Baradatu.

Kejadian bermula pada saat korban melintas di jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) dengan mengendarai kendaraan truk fuso yang bermuatan batubara. Setelah korban melewati jembatan Way Besai di Kampung Banjarmasin, korban dihadang tiga orang tidak dikenal dan diperintahkan untuk memberhentikan kendaraannya, kata Yudi.

Setelah korban memberhentikan kendaraannya, TB mengancam dan meminta sejumlah uang kepada korban. Haris memberikan uang Rp5 ribu kepada TB.  Sementara pelaku lainnya mengawasi di sekitar lokasi.

Merasa tidak cukup dengan uang yang diberikan korban, pelaku ID langsung mengambil paksa handphone merk Blackbery type 960 warna putih dan dompet korban. Kerugian korban sekitar Rp500 ribu.

Tertanya, perbuatan para pemalak itu diketahui oleh Kepala Kampung Banjarmasin Idrus dan berusaha mengejar ketiga pelaku. Namun, TB, SA, ID berhasil meloloskan diri.

Sementara, jelas Yudi, setelah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baradatu, tim satgas anti C3 polsek setempat mendatangi tempat perkara kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Petugas mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan TB sedang dalam perjalanan dari Blambangan Umpu menuju ke Kampung Banjarmasin. Dan, polisi akhirnya menangkap TB tanpa perlawanan. Sedang SA dan ID saat ini masuk dalam  aftar pencarian orang (DPO).

Kini tersangka ditahan di Polsek Baradatu guna pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti kejahatan, menurut keterangan pelaku, ada di tangan rekannya, ID dan SA.

Dalam kasus ini,  tersangka akan dikenakan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman pidana dengan pidana penjara maksimal 9 tahun.
(vit/mfn)