PARIWISATA
Agus Istiqlal. (eva/pin)
23/4/2017 17:48:44
707

Waykrui dan Pesisir Tengah Juara Pesona Krui

Harianlampung.com - Perhelatan akbar Pesona Krui Pesisir Barat, berakhir. Kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) IV Kabupaten Pesisir Barat ini, dikemas dalam penyelenggaraan Krui Fair dan Festival Teluk Stabas IV.

Kemeriahan dan kegembiraan masyarakat selama sepekan, sejak 13 April 2017, pada Sabtu (22/4) sekitar pukul 20.30 WIB, ditutup oleh Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal. Bersama Ketua DPRD Piddinuri, Agus menandai malam puncak HUT Pesisir Barat dengan menabuh gamelan yang terbuat dari bambu.

Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kehumasan yang juga ketua penyelenggara, Samsu Hilal, mengatakan Pesona Krui Pesisir Barat dilaksanakan dengan berbagai event. Krui Fair 2017 diikuti 57 stan yang terdiri dari 41 stan SKPD, dan 14 stan swasta, dan dua BUMD/BUMN.

"Stan yang merupakan pameran pembangunan ini diharapkan tersampaikan informasi tentang pembangunan, potensi wisata, bidaya, ekonomi sehingga diharapakan bisa menarik perhatian pengunjung baik domistic maupun mancanegara," jelasnya.

Sementara Festival Teluk Stabas IV merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mempromosikan pariwisata sekaligus merayakan Hari Jadi IV Kabupaten Pesisir Barat IV, yang berlangsung 13-22 April 2017.



Di antara kegiatan itu, memecahkan Rekor MURI dengan kategori 1001 orang ngunduh damar dan arak-arakan mulang jak ngunduh damar. Terkait budaya setempat digelar 14 perlombaan, dan kejuaraan olah raga serta surfing internasional Krui Pro WSL QS1000 di Pantai Tanjung Setia.

"Perhelatan panjang ini tidak terlaksana tanpa kerja sama dan kordinasi antara panitia, dewan juri dan warga masyarakat. Untuk itu kami ucapkan terimakasih," ujar Syamsu.

Sementara Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, menyampaikan Festival Teluk Stabas IV merupakan rangkaian agenda pentas seni budaya dan promosi wisata dan Krui Fair tahun 2017 merupakan pameran pembangunan yang diselenggarakan pada setiap tahun di Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam acara ini, telah ditampilkan berbagai kreativitas masyarakat Pesisir Barat yang kaya akan tradisi serta memiliki bermacam-macam inovasi dan potensi hal tersebut dapat ditunjukkan bahwa padatnya jumlah pengunjung pada festival ini.

"Acara ini juga merupakan ajang untuk mengasah kemampuan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat terutama generasi muda diharapkan agar membanggakan dan mencintai akan kekayaan daerahnya," harap Agus.

Selain itu Pemkab Pesisir Barat mengapresiasi Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI) atas penghargaan yang diberikan kepada pemkab Pesisir Barat atau kepercayaan untuk menjadi pembina seni dan budaya pariwisata daerah 2017.



"Terima kasih atas seluruh jajaran panitia yang telah mensukseskan acara ini, karena acara ini tidak dapat berjalan tanpa kontribusi dari panitia yang diharapkan dapat memajukan kabupaten Pesisir Barat secara signifikan," jelasnya.

Ke depan, Agus mengharapkan event-event semacam ini dapat terus diselenggarakan dengan lebih meriah sehingga dapat menarik wisatawan dan menjadi destinasi wisata serta menjadi ajang transaksi bagi para pelaku bisnis, baik lokal, nasional, maupun internasional.

Sementara yang meraih juara dan pemenang dalam berbagai rangkaian kegiatan itu antara lain, pemenang kategori umum untuk stan SKPD diraih Dinas Pertanian, stand kategori kecamatan diraih Kecamatan Karyapenggawa.

Sedang juara umum lomba ngunduh damar diraih Kecamatan Waykrui, Lomba Parade Budaya menjadi milik Kecamatan Pesisir Tengah. Sepak bola diperoleh kesebelasan Puma dari Pekon Marang Kecamatan Pesisir Selatan.

Hadir pada penutupan HUT IV Pesisir Barat tersebut diantaranya, Ketua DPRD Pesisir Barat, Piddinuri, Unsur Forkopimda, ketua TP PKK Pesisir Barat, Septi Istiqlal, Sekda Pesisir Barat, Azhari, Pimpinan BUMN/BUMD serta para investor Kabupaten Pesisir Barat, para tokoh pemekaran Kabupaten Pesisir Barat, para seniman dan budiawan dan para pelaku pariwisata serta masyarakat Pesisir Barat.
(eva/mfn)