PARIWISATA
Lakon Sang Saka. (iqb/pin)
15/8/2017 17:59:49
303

Teater Keliling Pentaskan Lakon Sang Saka

Harianlampung.com - Teater Keliling bersama Kelompok Studi Seni (KSS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Politik (FKIP) Universitas Lampung, menggelar pementasan teater dengan lakon Sang Saka, Selasa (15/7)

Pertunjukan yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini menceritakan tentang tiga orang sahabat yang bertemu kembali untuk berpetualang mencari harta karun.

Dalam perjalanan memburu harta karun, terbukalah rahasia dari setiap diri mereka. Sekaligus memberikan alasan kenapa pemuda pemudi bangsa jadi lupa diri dan memupuskan rasa cintanya terhadap negeri.

Harta karun berhasil mereka temukan, akan tetapl harta karun tersebut bukanlah yang mereka bayangkan. Harta tersebut adalah, bendera merah putih berwujud wanita yang terkurung di dalam peti kayu.

Terbukanya, peti kayu tersebut menuntun mereka ke sebuah dimensi waktu imajiner detik Proklamasi Kemerdekaan, pada 17 Agustus 1945.

Pada akhir lakon, ketiga sahabat terbuka mata hatinya dan menyadari pentingnya peran dalam membentuk bangsa ini menjadi cebuah bangsa yang benar-benar merdeka.

Sutradara Rudolf Puspa mengatakan pementasan lakon ini bertujuan untuk mengekspos momentum kemerdekaan dan nilai sejarah detik-detik proklamasi 1945.

"Tentunya turut menyemarakkan semangat kemerdekaan Republik Indonesia, salah satunya dengan mengadakan sebuah pertunjukan lakon ini," katanya.

Sementara, Dalfry Indra Suri, Ketua Yayasan Teater Keliling mengatakan selain diadakan di Lampung, lakon sang saka juga dipentaskan di Surabaya, Malang Bali dan Makassar.

Pertunjukan sang saka merupakan sekuel dari lakon Jas Merah yang pernah kami tampilkan di delapan kota pada tahun lalu. Semoga melalui pertunjukan ini, Teater Keliling mampu menyampaikan pesan dan diterima dengan baik oleh para penonton yang hadir, ujar Dofry Indra.
(iqb)