PARIWISATA
Festival Waykambas (iqb/pin)
12/11/2017 11:34:45
290

Dukungan Pemerintah Berhasil Dorong Pengembangan TNWK

Harianlampung.com - Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Subakir mengapresiasi Gubernur Lampung dan jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur atas dukungan pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas di TNWK

“Pemerintah Provinsi Lampung telah mengganggarkan dana sebesar Rp 10 miliar untuk membenahi akses jalan menuju TNWK. Termasuk menyediakan fasilitas sekolah gajah dan atraksinya. Pemkab Lamtim membangun area berdagang dan gazebo, sehingga pengujung bisa lebih nyaman menikmati TNWK ” kata Subakir dalam jumpa pers kepada awak media di acara pembukaan Festival Way Kambas 2017 Sabtu, (11/11)

Menurut Subakir sebelumnya jalan disini sangat rusak parah dan butuh perhatian Pemerintah karena koondisi jalan dari pintu gerbang sampai menujuh TNWK sangat  di keluhkan pengunjung.

Padahal Taman Nasional Way Kambas merupakan sebuah taman perlindungan empat mamalia besar satu-satunya yang ada di Indonesia yaitu gajah, harimau, badak, dan tapir yang telah berdiri sejak 1985 dan juga menjadi sekolah gajah pertama di Indonesia. Taman nasional ini juga dilengkapi Rumah Sakit Gajah Rubini Atmawidjaja yang telah berdiri sejak 5 November 2015 lalu.

Hanya saja, akses jalan menuju Way Kambas terbangkalai sejak lama. Setelah bertahun-tahun dibiarkan rusak. Akses jalan yang rusak menuju Way Kambas membuat wisatawan menjadi malas untuk berkunjung ke sana.

Dukungan pemerintah, kata Subakir menjadikan TNWK lebih baik dan mumpuni. Hal tersebut, secara tidak langsung mendongkrak kedatangan wisatawan hingga tiga kali lipat. Hasilnya, TNWK berhasil melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat. Dari target pendapatan Rp250 juta per tahun, kini TNWK sudah berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar Rp700 juta.

TNWK juga berhasil menambah koleksi hewan-hewan yang ada. Tahun ini ada 17 gajah yang baru dilahirkan. TWNK juga berhasil menambah jumlah badak bercula dua yang ada. Presiden Jokowi sendiri mengapresiasi pencapaian di bidang reproduksi hewan itu.

RI 1 juga  yang memberikan namanya, kepada Delilah, badak sumatera betina yang dilahirkan secara alami pada 11 Mei 2016 lalu, demikan Subakir.

(rls/iqb)