POLITIK
Ketua KPU Andoyo (sulistiyo/pin)
11/1/2017 19:11:54
336

Tiga Calon Bupati Pringsewu Debat Terbuka

Harianlampung.com - Secara bersama tiga pasang calon Bupati Pringsewu dan Wakil Bupati Pringsewu akan adu program visi dan misi pada debat publik/debat terbuka, besok, Kamis (12/1) pukul 14.00 hingga 16.00 Wib, di Aula Hotel Balong Kuring Pringsewu.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu sudah mempersiapkan segala sesuatunya. "Semua sudah siap tinggal pelaksanaannya saja," kata Ketua KPU Pringsewu Andreas Andoyo, diruang kerjanya. Rabu (11/1).

Dia menjelaskan, debat publik terbuka yang ketiga ini antar pasangan calon bupati dan wakil bupati Pringsewu. Ketiga pasangan calon tersebut dengan nomor urut (1) Ardian Saputra-Dewi Arimbi, nomor urut (2) Sujadi-Fauzi dan nomor urut (3) Siti Rahma-Edi Agus Yanto.

Pada debat publik antar pasangan calon tersebut bertemakan Menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten dengan provinsi dan nasional serta memperkokoh negara kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan. Sebagai Tim penyusun materinya Prof Dr Wan Abas (Unila), Prof Dr Heriyandi (Unila) dan Prof Dr Saripudin (IAIN). akan di moderatori Dr. Budiono.

‎Ketua KPU Pringsewu menuturkan, pada debat publik terbuka antar pasangan calon bupati dan wakil bupati tersebut intinya runtutan agenda dan alur pengaturan  acaranya sama dengan debat terbuka sebelumnya.

Yakni ada lima segmen diantaranya, pertama pembukaan oleh moderator Budiono,  penyampaian Visi dan Misi oleh masing-masing pasangan calon, pendalaman visi dan misi. Kemudian tanya jawab dan sanggahan serta segmen kelima pernyataan penutup (closing statement) oleh masing-masing pasangan calon.

Andoyo memaparkan tentang tata-tertib agenda tersebut, diantaranya pasangan calon wajib mengikuti debat terbuka itu. Namun bagi paslon yang tidak mengikuti kegiatan debat terbuka dengan alasan sedang melaksanakan ibadah, harus dibuktikan dengan surat keterangan dari lembaga yang berwewenang menyelenggarakan ibadah.

Begitu juga jika alasan kesehatan harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit pemerintah setempat. "Maka bila ada paslon yang berhalangan tersebut, maka surat keterangan pelaksanaan ibadah dan keterangan dokter harus diserahkan ke KPU Kabupaten Pringsewu paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan debat terbuka," jelasnya.

Pihak KPU juga mengharapkan agar pasangan calon hanya boleh membawa penghubung (LO), ketua dan sekretaris tim kampanye, ketua dan sekretaris gabungan partai politik pengusung serta paling banyak 50 orang perpasangan calon.

Disamping itu tim kampanye bertanggung jawab menjaga ketertiban masing-masing pendukungnya. "Untuk tim pendukung tidak diperbolehkan membawa alat peraga kampanye, atribut kampanye dan meneriakkan yel-yel atau bentuk dukungan kepada calon tertentu yang mengganggu ketertiban acara tersebut," tegas Andoyo.

‎Ketua KPU Pringsewu menambahkan, dipilihnya lokasi Aula Hotel Balong Kuring Pringsewu untuk pelaksanaan debat publik/debat terbuka, karena berdasarkan pertimbangan letak yang strategis, daya tampung yang memadai dan refresentatif. Sebab dapat menampung lebih dari 500 orang, baik tamu undangan, pendukung dan stakeholder lainnya.

‎Sedang untuk menjaga ketertiban dan keamanan serta menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, pihak KPU meminta bantuan sekitar 200 personil meliputi anggota Polres Tanggamus juga dibantu TNI. "Para petugas keamanan tersebut selain menjaga dipintu masuk juga di seputar Hotel Balong Kuring,"ungkapnya.

Andoyo menambahkan, pelaksanaan debat terbuka ini sudah yang ketiga kalinya yakni antar paslon. Sedang  yang pertama debat publik kusus antar calon bupati pada Kamis15 Desember dan kedua debat publik antar calon wakil bupati pada  Kamis 29 Desember 2016 lalu.
(lis/jun)