POLITIK
Upacara pemberian medali (PuspenTNI/dok)
12/1/2017 18:15:12
103

Kontingen Garuda XX-M/Monusco Terima Medali UN

Harianlampung.com - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco (Mission de LOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) menerima penyematan Medali Parade dari UN atas jasa pengabdian selama 1 tahun di daerah misi.

Pemberian medali dilaksanakan dalam sebuah Upacara Militer di Base Camp Kontingen Indo Eng Coy, Bumi Nusantara, Haut-Uele District, Kota Dungu, Republik Demokratik Kongo, Rabu (11/01).

Perwira Penerangan Konga XX-M, Lettu Czi Ruzald D.Y. Auparay, mengatakan, banyak hal yang telah dilakukan dan dicapai selama 1 tahun untuk Misi UN dan pemerintah Kongo khususnya di Dungu. Medal Parade merupakan moment dimana Kontingen Garuda mendapatkan medali penghargaan yang diberikan UN atas jasa selama pengabdian di daerah misi.

Sebagai tamu kehormatan yang menyematkan Medali adalah Komandan Brigade Ituri Brigadir Jendral Kazi Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc, Komandan Kontingen Nepal, dan beberapa pejabat dari Bunia.

Usai pelaksanaan upacara pasukan Garuda menampilkan demonstrasi dan pertunjukan seni budaya Indonesia diantaranya demonstrasi Beladiri Militer Yong Modoo dan Kolone Senapan.

Atraksi gerakan-gerakan Yong Modoo, gerakan teknik bantingan dan demonstrasi pertarungan lapangan dengan sangat cepat ini membuat kagum tamu undangan yang hadir.

Selain itu, 20 orang melaksanakan gerakan seirama Kolone Senapan. Kemudian dalam waktu yang sangat singkat orang-orang berbaju hitam bersarung tiba-tiba masuk ke podium membawakan Tari Kecak dari Bali.

Tamu dan undangan dibuat geli dengan koreografi gerakan kocak Hanoman yang dalam cerita tari kecak melawan Rahwana.  Setelah tari kecak Komandan Brigade Ituri, Komandan Kontingen Nepal, tamu undangan, dan banyak dari tamu diajak joget Maumere bersama.

Usai joget Maumere bersama dilaksanakan foto bersama dan setelah itu para tamu undangan bergerak ke Rub Hall diantar oleh kreografi Tari Mambesak dari Papua.

Sampai di Rub Hall, tamu dan undangan langsung disambut oleh Tari Marawis. Kemudian ditutup oleh tarian Gendrang Bulo dari Makasar dalam makan bersama. Semua terlaksana dengan terstruktur dan rapi ditambah semangat seluruh anggota Satgas Konga XX-M/Monusco.

Komandan Brigade Ituri Brigadir Jendral Kazi Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc dalam  sambutannya berkali-kali menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi Indonesian Engineering Company (IEC) di Monusco.

Ia menyampaikan bahwa pasukan Indonesia adalah pasukan paling disiplin dan paling berdedikasi dalam tugasnya. Ia pun membacakan record pekerjaan IEC yang tercatat di Ituri Brigade dalam kurun waktu satu tahun. “Saya sangat menikmati acara Medal Parade Indonesia," ucapnya.

Dalam kedatangannya, Komandan Brigade Ituri juga memberikan Letter of Appreciation dari Force Commander. Indonesia juga dalam waktu dekat ini akan mendapat Letter Appreciation dari Force Engineer Monusco.

Sementara itu, Head of Office Dungu Alessandra yang berkewarga negaraan Italia, dalam wawancaranya bersama Staf Penerangan Satgas mengatakan, baru sekali mengikuti upacara seperti ini. Sedikit Upacara Militer, sedikit tari-tarian, sedikit banting-membanting, sedikit musik dan nyanyian, sempurna.

“Saya belum pernah ke Indonesia, tapi saya sudah mendengar bahwa Indonesia kaya akan budaya, dan saya yakin akan hal itu sekarang. Setelah saya melihat tari-tarian, destinasi wisata Indonesia dan seluruh kegiatan Medal Parade ini, harus saya pertimbangkan untuk membawa seluruh keluarga saya untuk cuti dan berkunjung ke Indonesia,” ujar Head of Office Dungu Alessandra dengan penuh semangat.

Diakhir rangkaian acara Medal Parade, Dansatgas Garuda XX-M/Monusco Letkol Czi Sriyanto, M.I.R, M.A, Phc (j) menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada seluruh anggota Satgas Garuda XX-M/Monusco yang selalu bersemangat dari awal penugasan, pekerjaan-pekerjaan yang diberikan UN, sampai dengan perayaan Medal Parade yang baru saja selesai dilaksanakan. “Ini bukan merupakan kesuksesan 175 orang semata, namun ini adalah kesuksesan bangsa Indonesia di Republik Demokratik Kongo,” katanya.

“Kita disini adalah Delegasi Militer Republik Indonesia, militer negara lain dan staf UN pun memanggil kita Indonesian Contingent, jadi kesuksesan kita ini juga merupakan bagian dari kesuksesan Bangsa Indonesia,” ujarnya.
(pin)