POLITIK
Paripurna DPRD Lampung. (fik/pin)
22/8/2017 18:12:56
92

Gubernur Tak Hadir, Paripurna DPRD Sempat Diskor 15 Menit

Harianlampung.com - Rapat paripurna DPRD Propinsi Lampung, Selasa (22/8), sempat diskor 15 menit karena tidak dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Agenda rapat paripurna kali ini, pembicaraan tingkat I berupa penyampaian jawaban Gubernur Lampung terhadap pandangan umum fraksi berkaitan dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2017.

Setelah pimpinan sidang menyerahkan kepada fraksi mengambil keputusan dilanjutkan atau ditunda tiga hari ke depan, 31 anggota DPRD Lampung yang hadir menyetujui dilanjutkan.

Paripurna dipimpin Wakil ketua DPRD Lampung Pattimura, Ismet Roni dan Johan Sulaiman. Pimpinan sidang menawarkan ke forum, apakah rapat bisa dilanjutkan atau tidak.

Noverisman Subing anggota Fraksi PKB, menginterupsi. Dia meminta Gubernur atau Wakil Gubernur Lamapung, yang menyampaikan jawaban.

"Kami rindu dengan sosok gubernur muda dan ganteng itu, kami ingin dia yang menyampaikan, atau minimal wakil gubernur," kata dia.

Anggota Fraksi PDIP Ketut Irawan, juga menyetujui pendapat oleh Noverisman agar paripurna menghadirkan gubernur atau wagub.

Wakil ketua Pattimura mengaku kecewa, karena paripurna ini, kepala SKPD banyak yang tidak hadir.

"Melalui sidang paripurna yang terhormat ini kadis atau SKPD harus hadir, karena yang dibahas adalah SKPD, kepada pimpinan yang terhormat, apabila ada pandangan-pandangan fraksi, kepala dinas SKPD harus hadir, agar kedepan lebih baik dari hari ini, "kata Pimpinan sidang.

"Termasuk hari ini pun jadi catatan kita. Kedepan harus diperketat lagi jangan sampai SKPD tidak hadir, agar kedepan antara legislatif dan eksekutif saling bisa mensinkronisasikan," tegas politisi Gerindra itu.

Paripurna kembali dilanjutkan sekitar pukul 11.30 WIB. Sekda Provinsi Lampung Sutono mewakili Gubernur Lampung, membacakan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terkait raperda APBD Perubahan tahun 2017.
(fik/mfn)