POLITIK
Pers Briefing, Paradoks Lampung.(fik/pin)
14/11/2017 20:53:44
88

Persamaan Ideologi, Syarat Cagub Gerindra

Harianlampung.com - Posisi Partai Gerakan Indonesia raya (Gerindra) dalam kancah perpolitikan dalam rangka pemilihan gubernur (pilgub) Provinsi Lampung pada 27 Juni 2018, semakin terbuka.  Pasalnya, elit parpol besutan Prabowo di Lampung itu menginginkan Gubernur kedepan bukan hanya mampu menjadi pemimpin Lampung, tapi harus mempunyai pemikiran politik sama dengan pemikiran Prabowo Subianto, untuk kepentingan masyarakat banyak.

Selain itu, Gerindra  hingga saat ini masih tetap menginginkan kader partainya yang maju pada Pilkada serentak 2018 tersebut. “Hari ini Gerindra satu cuil pun belum ada satu pemimpin pun untuk didaftarkan ke KPU. Semua masih cair. Partai Gerindra hari ini kuatkan kader hingga ke akar rumput. Gerindra ingin kuatkan kader. Gunadi ingin dijadikan Gubernur. Karena dia adalah simbol partai, dia Pimpinan partai,” kata Sekretaris DPD Gerindra Lampung, Pattimura, saat menggelar pers briefing membumikan paradoks indonesia di lampung, yang dihelat di Gedung Garuda Yaksa, Selasa (14/11).

Menurut Pattimura, Prabowo kedepan inginkan kader partainya maju pada tahun 2018, karena untuk kemenangan Prabowo Subianto Presiden pada Pilpres 2019 mendatang.”Tahun 2018 adalah pertaruhan untuk kemenangan pada pilpres. Konfigurasinya seperti apa, itu akan dipikirkan, bagaimana pemikiran Prabowo ini tegak lurus di lampung. Kita ingin Prabowo Presiden, maka calon pemimpin lampung itu bagaimana punya misi kedepan memenangkan Prabowo,” kata Pattimura.

Dijelaskannya, sampai  detik ini belum ada calon  lain pun yang sudah merasa aman saat mendapatkan surat tugas dari parpol. Semua masih tahap sosialisasi terus kepada masyarakat.”Calon lain juga masih ngos-ngosan melakukan sosialisasi dengaan dikeluarkannya surat tugas. Tapi adakah  calon yang bergerak dengan Gerindra untuk melakukan sosialisasi?, sejauh ini belum ada.  Sejauh ini kita menunggu apakah surat tugas itu mau dilakukan, ataukah tidak?, karena komunikasi itu tidak ada. Maka kita hari ini membenahi akar partai. Itu dulu hal yang mendasar,” tegasnya.

Sementara itu, Gunadi Ibrahim Ketua Gerindra Lampung, menceritakan kondisi pilgub lampung untuk partai gerindra, bahwa awalnya rekomendasi Gerindra yang ditugaskan   untuk internal adalah dia, sementara M.Ridho Ficardo untuk eksternal.

“Dinamika politik, berkembang lagi jadi bertambah calon dari ekternal cagub Arinal Djunaidi, dan Pattimura dicalonkan wakil. Ini semua adalah surat tugas. Artinya hingga saat ini kita belum merekomendasikan ke KPU, dengan pasangan yang lengkap beserta wakill,” ungkap Gunadi.

“Mungkin beda pemikirannya disitu yang muncul selama ini, jadi seolah-olah Arinal direkomendasikan dari Gerindra.  Kalau dia merasa, kenapa tidak ada sampai sekarang koordinasinya, apakah ada sosialisasi mereka dengaan Gerindra?, tidak ada kan. Nah ini berarti tidak melaksanakan rekomendasinya,” tegas Gunadi.
(fik/iqb)