POLITIK
Alumni MH 32 UBL (pin)
22/4/2018 10:18:14
844

Wakil Rektor III UBL Melepas MH 32

Harianlampung.com - Malam Inagurasi Alumni Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Hukum Angkatan 32 (MH 32) Universitas Bandar Lampung berjalan spektakuler. Acara ini menjadi penentu bahwa eksistensi alumni MH 32 UBL tidak diragukan lagi.

"Acara ini memang kita rancang harus super mewah. Ini menandakan kalau alumni MH 32 ini sangat luar biasa dan kompak. Kami ingin tunjukkan eksistensi alumni MH 32 ini tidak perlu diragukan lagi", kata ketua panitia acara, Andi Lian, SH, MH., usai menyampaikan laporan panitia di panggung utama, Sabtu malam (21/4).

Menurut Andi Lian, kemeriahan malam inagurasi ini tidak akan semeriah ini mengingat sampai H-1 masih sedikitnya alumni yang menyatakan hadir.

"Syukur ternyata sebaliknya malah kehadiran alumni MH32 hampir 95 persen. Sampai kita mendapat pujian dari WR III, Dekan FH maupun Kaprodi atas kekompakan alumni", tambahnya.

Pada acara ini kata Andi, juga akan diberikan sejumlah cinderamata untuk prodi, para dosen, staf akademik maupun satuan keamanan kampus dan cleaning servis.

"Cinderamata itu bentuk apresiasi alumni, sebab selama studi banyak yang sudah membantu atas yang dilakukan staf kampus dan jajarannya", tutur Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Provinsi Lampung ini.

Tampak hadir sejumlah dosen, DR. AKBP. Ketut Seregig, SH, MH., DR. Erina B, SH, MH., DR. Zainab Ompu Jainah, SH, MH., DR. Endang, SH, MH.

Sementara itu, Kaprodi magister ilmu hukum, Prof. DR. Lintje Anna Marpaung, SH, MH dalam uraiannya merespon spektakuler ide-ide alumni MH 32 yang begitu kompak.

"Ide ini sangat luar biasa dan saya begitu bangga atas kinerja alumni 32 ini. Saya minta keakraban semacam ini terus dijaga agar menumbuhkan rasa memiliki dan harus menjadi virus positif bagi alumni MH lainnya", ujar Lintje.

Di tempat yang sama Wakil Rektor III UBL DR. Hi. Bambang Hartono, SH, M. Hum menyambut gembira malam inagurasi ini. Menurut Bambang, kreatifitas alumni MH 32 ini patut dibanggakan dan patut ditiru oleh alumni MH lainnya.

" Ini potensi yang luar biasa. Sepatutnya ini kebanggaan dan harus ditiru oleh alumni MH lainnya. Atas nama rektorat saya ingin hal ini kedepan terus dilakukan, sebab akan berpengaruh besar bagi akreditasi MH sendiri", ungkap doktor hukum pidana jebolan Universitas Diponegoro Semarang ini.

Diujung paparannya, Bambang mengatakan siap melepas mahasiswa angkatan 32 ini untuk kemudian berkontribusi dalam masyarakat. Bambang juga menyinggung soal pembentukan alumni MH UBL yang hingga kini belum juga terbentuk.

" Ini sekaligus kita melepas angkatan 32, jadi ini bukan mahasiswa lagi tapi sudah alumni. Saya juga minta alumni 32 ini segera menjadi penghubung bagi yang lain, agar ikatan alumni MH secepatnya terbentuk.

Kalau di level fakultasnya sudah terbentuk, maka ikatan alumni pasca UBL secara keseluruhan harus dipegang dari orang hukum. Itu baru namanya luar biasa, jangan yang biasa-biasa aja tapi harus luar biasa", kata dosen hukum yang dikenal supel di kalangan mahasiswa UBL ini.
(iqb)