POLITIK
Cecilia Malmstrom (pin/dok)
22/6/2018 19:42:54
585

Uni Eropa Resmi Kenakan Tarif Tambahan Atas Produk AS

Harianlampung.com - Mulai Jumat (22/06) ini, Uni Eropa resmi memberlakukan tarif impor tambahan terhadap berbagai produk asal Amerika Serikat. Tindakan ini sebagai langkah balasan atas kebijakan AS memberlakukan tarif tambahan atas baja dan aluminium dari Uni Eropa.

Tarif impor tambahan itu berlaku antara lain untuk Jeans, Whiskey dan motor Harley Davidson serta produk pangan. Komisi Eropa mengatakan, daftar produk AS yang dikenakan tarif impor dan mulai diberlakukan hari Jumat, 22 Juni 2018 sudah disetujui negara-negara anggota Uni Eropa 1 Juni lalu.

"Kami tidak ingin berada dalam posisi ini. Namun, keputusan unilateral dan tidak adil dari Amerika Serikat untuk memberlakukan tarif baja dan aluminium dari Uni Eropa membuat kami tidak punya pilihan lain," kata Komisaris Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom dalam sebuah pernyataan.

Langkah balasan yang disepakati Uni Eropa pada tahap awal menargetkan barang-barang impor dari AS senilai US$3,2 miliar. Sebagian besar terkena tarif impor tambahan sebesar 25 persen.

Produk-produk yang terkena tarif impor tambahan itu mulai dari hasil pertanian, seperti beras dan jus jeruk, hingga jeans, minuman bourbon, sepeda motor dan berbagai produk baja. Uni Eropa juga mengajukan kasus tarif impor di AS ke Organisasi Perdagangan Dunia WTO sebagai aduan.

“Aturan perdagangan internasional yang telah kami kembangkan selama bertahun-tahun bersama Amerika Serikat tidak dapat dilanggar, tanpa adanya reaksi dari pihak kami," kata Cecilia.

Cecilia mengatakan, langkah balasan Uni Eropa "terukur, proporsional dan sepenuhnya sejalan dengan aturan WTO." Uni Eropa telah melaporkan langkah-langkah itu ke WTO.

Selain Uni Eropa, Kanada dan Meksiko sebelumnya juga sudah mengumumkan tindakan balasan mereka. Beberapa hari lalu, Cina juga mengumumkan penerapan tarif impor kepada AS, setelah AS memberlakukan tarif impor tambahan terhadap berbagai produk Cina.

Pemerintah AS menyatakan, jika Uni Eropa menerapkan langkah balasan, AS juga akan bereaksi, antara lain dengan mengenakan tarif tambahan terhadap kendaraan impor dari Eropa. Langkah ini akan menyulitkan perusahaan otomotif Jerman, seperti Mercedes dan BMW.

Perang dagang yang berlangsung saat ini membangkitkan kekhawatiran akan berdampak serius terhadap ekonomi global jika tidak ada upaya serius untuk meredamnya. Presiden AS Donald Trump menuduh Uni Eropa, Cina, Kanada dan Meksiko menikmati surplus perdagangan yang terlalu besar dengan AS dan menuntut hubungan dagang yang lebih adil.
(pin)