POLITIK
Herman HN-Sutono (pin)
22/6/2018 21:06:16
606

Survei Lesla Unggul, Tim Sukses Fokus Menangkan Herman HN-Sutono

Harianlampung.com - Pagi tadi (22/6), Lembaga Survei Lampung (Lesla) merilis hasil survei menjelang Pilgub Lampung 2018 di Hotel Horison, Bandar Lampung.

Hasilnya, elektabilitas pasangan Herman HN - Sutono unggul dengan 41,84 persen, disusul Ridho Ficardo-Bachtiar Basri 29,42 persen, Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim 19,53 persen, sedangkan Mustafa-Ahmad Jajuli 5,73 persen.

Mengetahui hal tersebut, Rakhmat Husein DC, juru bicara (jubir) Herman HN, mengatakan bahwa tim pemenangan Herman HN menghormati hasil survei Lesla yang menunjukan keunggulan Herman HN - Sutono.

"Kami menghormati rilis hasil survei Lesla, SMRC, CIRUS, RAKATA, atau lembaga manapun. Baik yang memposisikan Herman HN - Sutono pada peringkat pertama, maupun peringkat kedua", kata Rakhmat Husein DC.

"Kami meyakini bahwa kemenangan Pilgub Lampung 2018 lebih ditentukan hasil kerja yang luar biasa dari pasangan calon (paslon), partai pendukung, tim pemenangan dan relawan di lapangan hingga tanggal 26 Juni 2018", tambah Rakhmat Husein DC.

Jubir Herman HN ini juga mengatakan, hasil survei Lesla hari ini tidak membuat tim kerja Herman HN terbuai dan jumawa dan mengendurkan kerja politik.

"Kami tidak akan ge-er apalagi jumawa dengan hasil survei lembaga apa pun. Masih ada sisa waktu kampanye, besok, yang harus dimaksimalkan dengan kerja sosialisasi di masyarakat", ujar Rakhmat Husein DC.

Ia menjelaskan, telah mengetahui adanya paslon Gubernur yang terang-terangan akan melakukan politik uang dan bagi-bagi sembako di banyak tempat di Lampung.

"Kami menghimbau kepada seluruh pendukung Herman HN - Sutono dan masyarakat untuk menjaga proses Pilgub Lampung 2018 bersih dari praktek curang politik uang dan bagi-bagi sembako agar Lampumg lebih demokratis", tegas Rakhmat Husein.

"Kami juga kembali mengingatkan Polda dan Bawaslu Lampung untuk tidak mengabaikan adanya peaktek curang politik uang dan bagi-bagi sembako agar Pilgub alampung berlangsung jurdil. Jika Polda dan Bawaslu abai akan hal ini, kemungkinan gesekan dan keributan antar pendukung", tambah Rakhmat Husein.

Menurutnya, Polda dan Bawaslu Lampung harus menunjukan eksistensinya untuk menjaga proses Pilgub Lampung 2018 dengan menindak pelaku politik uang dan bagi-bagi sembako.

"Sudah terang benderang bahwa ada paslon yang melakukan politik uang, tapi hingga saat ini belum ada reaksi dari Polda dan Bawaslu Lampung. Kami tunggu tindakan tegasnya untuk menangkap pelaku kecurangan Pilgub Lampung 2018 ini", tutup jubir Herman HN ini.
(hba/rls)