POLITIK
Kegiatan rehab rumah di TMMD ke 103/2018 (her/pin)
23/10/2018 13:05:20
608

Terharunya Tangisan Azhari dan Ahmad Bagai Mimpi Tempat Tinggalnya Jadi Layak Huni

Harianlampung.com - Tangisan haru Azhari dan Ahmad bagaikan mimpi,rumah tempat tinggalnya dari tidak layak huni menjadi layak huni. Memasuki hari ke sembilan, pasca dibukanya TMMD ke 103 -2018 Kodim 0410/KBL tanggal 15 Oktober 2018, menjadi kegiatan rehab bedah rumah pada kegiatan TMMD.

TMMD yang berada di lokasi Kelurahan Sumber Agung Kecamatan  Kemiling Kota Bandar Lampung, ditengah tengah proses pengerjaan bedah rumah sebanyak 6 (enam) unit, yang diantaranya rumah Azhari dan Ahmad warga dilingkungan kegiatan TMMD ke 103 yang kini dalam proses pengerjaan rehab bedah rumah,saat ini telah mencapai 80 persen.

Tampak ditengah tengah anggota Satgas TMMD, Azhari dan  Ahmad turut serta bergotong royong bersama membantu mengerjakan, dengan penuh semangat bercampur rasa haru yang teramat, bagaikan mimpi rumah mereka sebentar lagi akan terwujud menjadi nyata, ini dapat kita lihat disaat mereka membantu melaksanakan pekerjaan pekerjaan dengan tidak kenal lelah.

Perehapan atau bedah rumah warga yang merupakan salah satu sasaran kegiatan fisik TMMD ke 103 Kodim 0410/KBL, dan sementara untuk empat rumah yang lain baru mencapai rata rata 30 persen, dalam laporannya yang dihimpun Penerangan Korem (Penrem) 043/Gatam, Dansatgas TMMD Ke 103 tahun 2018 Kodim 0410/KBL Kapten Inf Syamsudin menyampaikan,  untuk kegiatan anggota Satgas TMMD di hari yang ke sembilan ini, Satgas masih melaksanakan pekerjaan fisik diantaranya, perapian badan jalan untuk diperkeras, pengerasan badan jalan, pembuatan gorong gorong, pembuatan siring pasangan, pembuatan talud dengan Kemajuan fisik hampir rata rata 60 persen“ ujar Kapten Inf Syamsudin.

Lebih lanjut Dansatgas menyampaikan,untuk kegiatan tambahan fisik, anggota satgas juga melaksanakan pembuatan pos kamling 2 unit dengan hasil capaian 75 persen, pembuatan rumah makam telah mencapai 35 persen, rehab poskeskel telah mencapai 65persen  dan pembuatan bak penampungan air telah mencapai 80 persen, proses pengerjaan dikerjakan oleh satgas TMMD sejumlah168 orang personil, dengan rincian anggota TNI  100 orang, Polri 10 orang, Pemda 10 orang dan  Masyarakat 48 orang, dengan menggunakan alat berat 1 Unit Exavator mini dan 1 unit wales ( stumbual ), tandas Kapten Inf Syamsudin.
(her)