POLITIK
Ilustrasi (pin/dok)
05/12/2018 11:27:08
578

Perikanan Budidaya Meningkat, Pabrik Pakan Ikut Berkembang

Harianlampung.com - Budidaya perikanan, baik udang maupun ikan mengalami perkembangan signifikan. Terlihat dari banyaknya investor yang tertarik mendirikan pabrik pakan ikan dan udang. Dalam 3 tahun terakhir, sedikitnya ada 5 pabrik baru dari luar negeri yang berinvestasi di Indonesia.

Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Seobijakto mengatakan, dengan banyaknya perkembang pabrik pakan di Indonesia, secara otomatis, produksi perikanan budidaya juga meningkat. Terbukti, produksi perikanan budidaya selama 5 tahun terakhir meningkat rata-rata sebesar 4,97 persen per tahun.

“Tahun 2017 produksi perikanan nasional tercatat 16.114.991 ton atau naik 0,74 persen dari tahun 2016 yang mencapai 16.002.319 ton,” katanya di Jakarta, pekan lalu.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah bermitra dengan berbagai asosiasi, termasuk pabrik pakan. Hal itu dilakukan untuk menekan harga pakan. Karena pakan merupakan 80 persen kebutuhan produksi budiaya Ikan.

“Kami juga terus meningkatkan program gerakan pakan mandiri di sentral-sentral produksi yang telah memberikan efek besar dalam menekan biaya produksi budidaya. Bahkan, kami menghimbau agar pabrik pakan terus meningkatkan kualitas dan tetap dengan harga terjangkau dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Asosiasi Pakan Ikan dan Udang, Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT), Anang Hermanta mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengembangkan pakan ikan yang ramah lingkungan. Karena pakan tersebut tidak jatuh ke dasar perairan. Selain itu, pihaknya juga mengembangkan pakan yang rendah Phospor.

“Para pembudidaya saat ini juga mau ditata dan dibina agar usaha mereka bisa berkelanjutan. Oleh sebab itu, kami mengajarkan kepada para pembudidaya mengenai feeding management yang baik,” ucapnya.

Diterangkan, dari segi bahan baku pakan, pihaknya mengoptimalkan tepung ikan lokal. Untuk masalah ketersediaan bahan baku lainnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk menyediakan ketersediaan bahan baku dari sektor pertanian seperti dedak padi, gaplek agar dijamin produksinya di dalam negeri.

“Evaluasi empat tahun terakhir memang pertumbuhan pabrik pakan kita cukup signifikan. Bahkan, saat ini kita sudah bisa memproduksi tepung ikan sendiri. Sehingga bisa membuat pakan yang terjangkau dan berkualitas,” tegasnya.
(pin)