POLITIK
Ketua Bawaslu Lampura Hendri Hasyim.(her/pin)
19/3/2019 19:05:44
578

Bawaslu Lampura Panggil Oknum Caleg DPRD Lampung atas Temuan Mappilu

Harianlampung.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) akan memanggil  Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, berinisial KRL dari Partai PKB yang telah menggunakan rumah ibadah (Masjid) untuk melakukan pertemuan dengan masyarakat di Kota Bumi Lampura.

Ketua Bawaslu Lampung Utara, Hendri Hasyim mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan terhadap oknum Caleg DPRD Provinsi Lampung tersebut dan dijadwalkan dalam waktu dekat oknum itu harus hadir untuk memberikan keterangan terkait penggunaan fasilitas rumah ibadah saat bertemu dengan warga di wilayah Kecamatan Kota Bumi.

" Nanti akan kita tindak lanjuti, dan kita sudah menyampaikan surat panggilan terhadap Caleg itu untuk dimintai keterangnnya," kata Hendri Hasyim, Selasa (19/3).

Menurutnya, pemanggilan tersebut, berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI Lampung Utara yang telah mendapatkan laporan langsung dari masyarakat bahwa telah dilaksanakannya acara di Masjid oleh salah seorang Caleg DPRD Provinsi Lampung.

Temuan tersebut, lanjut Hendri Hasyim, Bawaslu Lampung Utara segera melakukan klarifikasi dan memanggil oknum caleg tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Yang jelas kita akan panggil, telah diagendakan besok dia harus hadir," tegasnya.

Hal tersebut agar semua lebih jelas, benar atau tidaknya kejadian itu supaya dapat dijelaskan oleh yang bersangkutan, jelasnya.

Untuk itu dirinya mengharapkan oknum Caleg yang diduga telah melakukan sosialisasi atau melakukan kampanye di dalam Masjid itu bisa koperatif guna kepentingan publik.

Hal itu mengacu pada bukti-bukti di lapangan yang diperoleh Mappilu PWI Lampung Utara yang bersangkutan telah mengadakan acara di rumah ibadah yang menurut ketentuan Pemilu tidak dibenarkan.

"Kita berharap besok yang bersangkutan bisa hadir guna kejelasan persoalan ini," pungkasnya.
(rls/her)