POLITIK
Sulton Hasanudin saat diwawancara.(anti/pin)
26/5/2019 11:28:07
651

PT.KAI Tetapkan Masa Angkutan Lebaran 2019 Selama 22 Hari

Harianlampung.com - PT PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menetapkan masa angkutan Lebaran 2019 selama 22 hari, yakni sejak tanggal 26 Mei 2019 (H-10) sampai dengan 16 Juni 2019 (H+10).

Untuk mensukseskan masa angkutan lebaran yang telah ditetapkan oleh PT KAI Kantor Pusat tersebut diatas, KAI Divre IV Tanjung Karang telah menyiagakan  sebanyak 4 unit lokomotif dan 40 unit kereta untuk 10  perjalanan KA reguler dengan kapasitas angkut sebanyak 4.274 penumpang/hari serta 1.300 pegawai  KAI Drive IV dimaksimalkan untuk membantu kelancaran pelayanan.

Menurut Eksekutif Vice Presiden PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Sulton Hasanudin, mengungkapkan bahwa,PT Divre IV Tanjung Karang telah melakukan berbagai persiapan diantaranya persiapan SDM, sarana, prasarana untuk mendukung kelancaran pelaksanaan angkutan lebaran 2019 seperti tahun-tahun sebelumnya,ujarnya.

Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada hari Jumat, tanggal 31 Mei 2019 (H-5) sedangkan puncak arus balik diperkirakan hari Minggu, tanggal 9 Juni 2019 (H+3).



" Pada masa angkutan lebaran 2019 ini diprediksi akan  meningkat sebesar 10 % atau 7.775 penumpang dibanding masa angkutan lebaran 2018 sebanyak  76.613 penumpang dan penumpang selama lebaran 2018 diprediksi sebesar 86.388 penumpang," kata Sulton Hasanudin, usai upacara Apel gelar pasukan A

Angkutan Lebaran 2019 di Stasiun Kereta Tanjung Karang, Minggu (26/5).

Sulton menambahkam, dari aspek Prasarana di Divre IV terdapat beberapa titik daerah rawan bencana alam, diantaranya 4 (empat) daerah  rawan longsor, 1 (satu) daerah rawan banjir, 8 (delapan) daerah rawan ambles.

Untuk mengatasi kalau terjadi bencana alam tersebut maka telah  disiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) antara lain berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi H Beam (untuk jembatan), alat penambat rel, dan lain lain , di titik-titik yang telah ditentukan.

Sedangkan untuk mengamankan jalur KA telah disiapkan Petugas Penilik Jalan (PPJ) sebanyak 98 personil ditambah PPJ Ekstra sebanyak 44 personil.

"Untuk mengantisipasi keselamatan di perlintasan sebidang resmi, Divre IV menyiapkan Penjaga Jalan Lintas (PJL) sebanyak 28 personil ditambah 54 petugas PJL ekstra. Meskipun jumlah PJL ditingkatkan dan masih banyaknya perlintasan sebidang yang masih liar (119 titik)," jelas Sulton.

Dari Unit Pengamanan,  selama angkutan lebaran 2019  Divre IV menyiapkan 307 personel keamanan yang terdiri dari 43 personel Polsuska, 264 personel security, dan bantuan eksternal (BKO)  dari TNI/Polri sebanyak  80 personel. Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA yang rawan gangguan, seperti rawan pencurian, rawan pelemparan kereta api, dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta,tandas dia.
(nti/her)