POLITIK
Yeni Susandari,S.Pd. guru SMK Ganesa.(her/pin)
15/12/2019 08:08:37
556

Yeni; Berbakti ke Orang Tua dan Ikhlas Jadi Tenaga Pendidik Kunci Berkah Selamatkan Anak Bangsa

Harianlampung.com - Berbakti Kepada orang tua ibunda tercinta atau ayahanda dan  menjadi tenaga pendidik yang Ikhlas merupakan kunci "Berkah" yang mampu menuntun kita dalam memaknai  kehidupan sehari hari.

Jika kita pernah membaca  kisah tentang Uwais Al Qarni yang kerap dijadikan contoh bagaimana seorang anak harus berbakti kepada orang tua. Di dalam Al Qur`an dan hadits pun juga banyak disebutkan berbagai cara berbakti kepada orang tua dalam Islam.

Berbakti kepada orang tua sudah semestinya dilakukan seorang anak. Keutamaan berbakti kepada orang tua dijelaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir (2/298). Di situ disebutkan bahwa menghormati orang tua merupakan hal yang penting dilakukan. Sebab, anak bisa lahir ke dunia karena kedua orang tua dan perjuangan mati dan hidup seorang ibu.

Banyak cara kita sebagai anak dalam menghormati dan mewujudkan bakti kita kepada orang tua, jika kita hanya memiliki orang tua perempuan meski ayahanda telah mendahului kita. Maka, kewajiban kita memberikan kasih sayang dan perhatian  kita kepada Ibunda, dimana beliau sudah tidak ada tempat bernaung dari sosok ayah kita yang lebih dahulu meninggalkan kita semua.

Demikian ungkapan tulus,ikhlasnya sosok pendidik generasi penerus bangsa di salah satu SMK Swasta milik Yayasan Ganesa di Sekampung Kabupaten Lampung Timur.

Yeni Susandari, S.Pd, seorang guru yang telah mengabdikan diri selama hampir 15 tahun menuntun dan mencetak generasi masa depan, baginya murid murid  merupakan  bagian yang wajib diberikan secara intens dalam hal Akhlaq, meski sebagai pendidik tidak memegang khusus ajaran Iman dan Akhlaq sebagai tenaga guru Agama,murid bisa jadi teman,murid bisa menjadi saudara, tutur Yeni Susandari, Minggu (15/1).

Menurut Yeni Susandari, kewajiban semua dewan guru memberikan  yang terbaik kepada seluruh murid murid di Sekolah termasuk Iman dan Akhlaq bagaimana menjaga sopan santun dalam kehidupan sehari hari, bukan hanya kewajiban guru agama. Namun,kewajiban itu mesti ikhlas agar mendapat barokah bagi kita semua.

Pengabdian bukan hanya kepada sesama akan tetapi kewajiban utama dalam berbakti kita di rumah tentu kepada orang tua,keluarga, saudara.

Berbakti kepada Ibunda,merupakan kunci Berkah,kunci selamat bahkan kunci kita menuju Syurga Allah SWT, tandas Yeni Susandari.

Yeni, yang telah mengabdi  sejak tahun  2007 hingga saat ini mengutarakan bahwa, Tarbiyah (Pendidikan) juga merupakan usaha yang sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya agar memiliki spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara, ( UU Sisdiknas pasal 1 ayat 1 ), terang nya.

Karena itu, kehidupan ini tidak  terlepas dari dunia tarbiyah. Keberadaan pendidikan merupakan sebuah dunia yang lahir dari rahim kasih sayang.

Pendidikan harus berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan pendidik sebagai orang tua dan anak didik (murid) sebagai anak. Dengan begitu semua bentuk tanggung jawab orang tua,murid dan guru saling berkaitan, pungkasnya.

Kita mengetahui bahwa pendidikan dilakukan dengan hati lewat rasa kasih sayang,keikhlasan,kejujuran,keagamaan (spiritual) dan suasana kekeluargaan. Guru tidak dibatasi waktu dan tempat dalam mendidik murid sebagaimana orang tua mendidik anaknya.
(her)